GONDES,
MAHASISWA TELADAN DARI DUSUN SARI MAKMUR
Mad sudi, mahasiswa Universitas
Tanjungpura yang konsentrasi di jurusan teknik elektro ini, patut dijadikan inspirasi
bagi mahasiswa, datang dari desa mekar sari untuk menggapai cita-citanya ke ibu
kota provinsi Kalimantan barat, dengan bermodalkan semangat.
Mahasiswa kelahiran sambas 22 tahun silam ini,
kesehariannya dijalani tidaklah seperti mahasiswa seumurannya. Dimana mahasiswa
kebanyakan menghabiskan waktu luangnya di warung kopi dan bersantai ria
menghabiskan uang jajan dari orang tuanya. Gondes (gondrong desa) sapaan akrab
mat sudi, malah memanfaatkan waktu seusai kuliah untuk berdagang, ia memulai
perjuangan hidupnya mulai menjadi tukang bersih-bersih, jualan bensin gerobak
sampai sekarang berbisnis ikan.
Aktifitasnya pun kian sibuk, gondes memulai
jadwal kesehariannya dari dini hari, mulai jam 04.00 ia sudah turun ke pasar tempat ia mengambil stok ikan
yang akan dibawa ke tokoh langganannya, alhasil, ia mampu menhidupi dirinya dan
mandiri tanpa meminta bantuan orang tua.
Jangan Menilai
Seseorang Dari Penampilan
Selain berdagang, gondes juga aktif di
organisasi kemahasiswaan sebagai wadah candra dimuka yang nantinya akan
mengantarkan gondes meraih mimpinya. Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia
(PMII) adalah tempat ia berlabuh menjadi aktifis, gondes membangun pertemanan
dengan mahasiswa yang berbeda latar belakang, mulai dari yang berasal dari kota
Pontianak sampai anak pelosok daerah Kalimantan barat, mulai yang alumni pesantren
sampai mantan preman.
Karena mampu bergaul dan berkomunikasi itulah
ia tinggal di jalan gajah mada Pontianak, hidup bersama masyarakat yang multi-kultur,
berdampingan dengan masyarakat tionghua.
Penampilan dengan rambut gondrong tidak serta
merta memperlihatkan watak keras dalam dirinya, melainkan sosok pekerja keras
dan sopan. Tidak jarang ia membantu teman-temannya yang lagi kesusahan, *(mett)

0 Response to "PEMUDA INSPIRATIF : GONDES"
Posting Komentar