Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) dan Ikatan
Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kalimantan Barat akan menggelar latihan
kader muda kedua dalam rangka memberkuat kaderisasi Nahdliyyin Muda di
tingkatan cabang, setelah sebelumnya sukses mengkader puluhan peserta dari
beberapa dearah. Latihan kader muda kedua ini diikuti puluhan pelajar dari
beberapa cabang yang ada di Kalimantan Barat, sedangkan pelaksaannya ditempatkan
di yayasan Darussalam kota pontianak mulai tanggal 4 – 6 November 2016.
Ketua Panitia Lakmud, Ulil Absor menyampaikan bahwa
Lakmud ke II ini dilaksanakan untuk menjaring pelajar Nahdliyin yang ada di
kalimantan barat, tujuannya yaitu agar pelajar yang sudah lama menjalankan
amaliyah NU dapat diakomodir dan tahu NU itu seperti apa. (31/10).
“Peserta akan kami gembleng dengan materi yang
sudah kami pilah, agar menghasilkan pelajar yang militan di tubuh Nahdlatul
Ulama” ujarnya.
Sementara Kakanwil Kemenag Kalbar, Syahrul Yadi
mengatakan bahwa kaderisasi IPNU IPPNU sangat penting dilakukan,
keberlangsungan NU tergantung banom dibawahnya, sehingga di setiap cabang yang
ada kepengurusan IPNU IPPNU perlu di dukung agar para pelajar tahu apa itu NU.
“Saya sangat mengapresiasi pelaksanaan ini, perlu
di daerah secara kontinyu melakukan pengkaderan untuk mensupport kaum
nahdliyyin di kalimantan barat ini sehubungan semakin meningkatnya gerakan
radikal yang menggerokoti bangsa ini.” Ungkapnya saat membuka kegiatan itu.
Menurutnya itu harus menjadi penawar untuk
mengantisipasi gerakan masif yang berbau radikal yang banyak masuk ke wilayah
Indonesia belakangan ini, dengan membimbingan para pelajar serta sosialisasi
dimana-mana setidaknya mereka dapat mencerna ideologi yang ditawarkan nantinya.
Senada dengan Syahrul, Ketua IPNU Kalbar, Muhammad
Amin mengungkapkan dilaksanakan Lakmud tersebut atas keprihatin IPNU IPPNU
Kalbar melihat masalah pelajar yang semakin hari tidak karuan. Dengan
dilaksanakannya kegiatan Lakmud setidaknya akan meminimalisir khususnya kaum
muda yang terjerumus ke lembah hitam, mengingatpelajar yang seharusnya tetap focus dengan kewajiban
sekolah, saat ini kelakuannya sudah sama dengan orang tua. Bahkan seringkali
ada pelajar yang bermasalah dan tersangkut hukum.
“Sudah bukan waktunya lagi beritorika soal bahaya
ideologi terhadap pelajar, kita perlu action mereka membutuhkan
bimbingan IPNU IPPNU serta dukungan dari instansi lain.” Katanya.
Latihan kader muda kedua ini ditutup secara resmi
oleh ketua yayasan Darussalam Pontianak, H Ahmad Bustomi Minggu Pagi setelah
semua peserta selesai dibaiat.

0 Response to "SYAHRUL YADI AJAK IPNU IPPNU PERKUAT KADERISASI"
Posting Komentar