Musyawarah Pimpinan Daerah
(MUSPIMDA) Pengurus Koordinator Cabang PMII Kalimantan Barat Masa Khidmat
2015-2017 dengan mengambil tema “Partisipasi Pemuda Dalam Mengawal Demokrasi di
Kalimantan Barat.
Pelaksanaan kegiatan yang
dirangkaian dengan pelantikan Pengurus Cabang PMII Kota Singkawang,
berlangsung di Aula STKIP Singkawang.
Hadir beberapa tokoh semisal Staf
Ahli Gubernur Bidang Hukum dan Politik, Togi L Tobing, Erfandi ketua II PB
PMII, Andi Mursidi Ketua STKIP singkawang, Mabincab
PMII Singkawang Husein, perwakilan Kementerian agama kota Singkawang dan tamu
undangan yang memenuhi ruangan dengan khidmat. Jum’at (28/10)
Ketua panitia Muspimda Muammar
Kadafi, mengatakan, bahwa kegiatan Muspimda PKC PMII Kalbar dilaksanakan
bertujuan untuk meningkatkan peran PMII dalam membangun sumberdaya pemuda agar
siap bersaing dalam kompetisi global. Secara rinci kegiatan ini tujuannya untuk Mengokohkan
ikatan batin dan visi kolektif kader pergerakan,
Memperkokoh pengetahuan dan perspektif gerakan dan Evaluasi dan proyeksi masa depan PMII Kalbar ke depan. Sedangkan dalam pelaksanaan Muspimda
tersebut kegiatan diikuti oleh peserta seluruh cabang PMII se-kalimantan Barat,
dimulai sejak tanggal 28 - 30 Oktober 2016.
“Alhamdulillah,
seluruh perwakilan cabang hadir dan kami sangat berterimakasih kepada panitia
lokal yang juga turut andil dalam mensukseskan acara Muspimda ini, semoga” Ujar
Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Pontianak itu.
Sementara, ketua umum PKC PMII
Kalbar, Rachmatul Fitrah Mengatakan bahwa gejolak pemuda yang dimulai sejak
tahun 1928 sudah terasa, keperpaduan tujuan yang disongsong oleh para aktifis
kala itu, patut dijadikan teladan oleh generasi muda saat ini.
"Moment sumpah pemuda
merupakan bagian dari sejarah bangsa, pemeran utamanya adalah pemuda. Kita
(PMII) wajib meneladani pemuda kala itu", ujarnya.
Menurutnya, sudah saatnya pemuda
peka terhadap kondisi dan situasi yang terjadi belakangan ini. Banyaknya issue
SARA yang bergejolak, memaksa pemuda untuk mengawal dan meredam agar tidak
terjadi konflik yang berbau rasis, terlebih lagi musim pemilu serentar hampir
tiba, pemuda harus siap mengawal demokrasi dan jangan mau dipecah belah oleh
pihak yang tak bertanggung jawab.
Sementara, Staf Ahli Gubernur
Kalbar, Togi L Tobing mengatakan, bahwa pemuda merupakan poros kekuatan bangsa,
pemuda urat nadi penggerak di daerah, sehingga wajar jika pemuda harus gembleng
dengan serius agar tidak tercipta pemuda yang diharapkan bagi negara.
"Saya menyarankan, pemuda
hari agar tidak ikut dalam suasana yang tidak nyaman. Jadikan hari sumpah
pemuda sebagai refreksi bahwa sesungguhnya peran pemuda sangat berarti bagi
bangsa"
Pengorbanan pemuda harus tetap
berlanjut hingga saatnya nanti tidak ada goncangan yang merongrong negeri kita,
mengingat Bonus Demokrafi yang mulai dirasakan. *Mett
0 Response to "MUSPIMDA PMII KALBAR SERUKAN PERAN PEMUDA"
Posting Komentar